Rabu, 26 Mei 2010

Diposkan oleh YusrinaI | 1 komentar

SEJARAH LAGU SERIOSA INDONESIA

Lied German adalah komposisi musik vokal German, memiliki tiga bentuk lagu: strophic, through-composed dan song cycle. Masuk ke Indonesia, dibawa oleh Bangsa Belanda pada abad16. Keberadaannya memberi inspirasi bagi para pencipta lagu bangsa Indonesia, sehingga berpengaruh terhadap lahirnya lagu seriosa. Lagu seriosa adalah komposisi musik vokal Indonesia, sebagai adaptasi lied German. Lahir di Indonesia tahun 1930-an, dipelopori oleh Cornel Simanjuntak. Lagu seriosa mengandung nuansa musik Nusantara, dan idiom musik Indonesia. Sarat dengan muatan budaya, historis, dan nilai nasionalisme Indonesia. Karenanya menjadi lagu khas Indonesia, dan sebuah genre musik di Indonesia. Pasang surut sejarah perkembangan lagu seriosa, sangat dipengaruhi oleh perkembangan situasi politik, sosial dan teknologi di Indonesia. Dalam hal ini kebijakan pemerintah pada masa-masa tertentu, kondisi pendidikan musik, perkembangan application music technology dan media elektronik berpengaruh terhadapnya.
Lagu seriosa hingga kini masih menjadi media pembelajaran musik vokal yang efektif di pendidikan tinggi maupun sekolah musik negeri dan suasta. Dikarenakan kandungan nilai artistik yang khas Indonesia dan teknik produksi suaranya menggunakan dua gaya bernyanyi Jerman dan Itali. Hingga kini masih eksis pada pergelaran musik klasik, walaupun tidak menjadi sajian utama.
Lagu seriosa merupakan jenis musik seni untuk seni, yang diutamakan adalah nilai artistik bukan nilai finansial. Jenis kesenian seperti ini, kelastarian dan pengembangannya menjadi tanggung jawab pemerintah. Berbeda dengan jenis lagu hiburan, yang diutamakan adalah selera masyarakat dan nilai finansial. Kelestarian dan pengembangannya, bisa ditopang oleh masyarakat.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
INDONESIA MENCARI BAKAT
Sekaranag, di Indonesia sedang berjalan program pencarian bakat-bakat Indonesia di Televisi, terutama di bidang musik. Banyak acara seperti ini. Namun, ada satu ketertarikan yang ada di INDONESIA MENCARI BAKAT.
Lain dengan yang lain, Indonesia Mencari Bakat tidak hanya mencari bakat-bakat baru di dunia tarik suara atau musik saja, tetapi berbagai macam bakat yang tetap berada di dunia hiburan, ada tarik suara, bakat memainkan alat musik dari tradisional hingga modern, dance dari yang modern juga yang tradisional, serta yang unik ada juga seni suara perut yang diperformkan oleh Jerry dari Surabaya dan Piko si boneka burungnya, tapi sayangnya mereka gagal masuk ke Semifinal. Hah.
Diantara sekian banyak bakat luar biasa yang ditampilkan oleh para kontestan ini, ada satu yang sangat menarik perhatian saya. Sejujurnya tadinya saya g minat nonton acara ini, tapi ketika menyaksikan kontestan ini menampilkan kemampuannya, saya jadi ketagihan nonton, karena bakat yang ia miliki memang benar-benar luar biasa. Putri Ayu namanya, kontestan bakat tarik suara asal Medan yang memiliki suara super dahsyat dan membuat gemetar setiap saya nonton dia tampil.
Diantara kontestan bidang tarik suara yang lain, tarikan suara seriosa Putri Ayu memang selalu terlihat paling mencolok, gadis 12 tahun ini memiliki suara yang lain dari pada yang lain. Sungguh saya malah bingung mau nulis apa sekarang, rasanya susah untuk menjelaskan tentang sosok kontestan luar biasa yang satu ini. Dengan wajah yang sudah terlihat sangat manis dan anggun walau masih berusia 12 tahun, ditambah dengan kemampuan olah vokal yang luar biasa, saya berharap dialah yang menjadi juara diantara kontestan paling berbakat lainnya di program ini.
Kalau anda termasuk penonton setia program yang tayang setiap sabtu dan minggu malam ini tentu sudah tidak asing dengan Putri Ayu,tetapi bagi yang belum pernah nonton mungkin tidak mengerti atau mungkin jadi penasaran dengan bakat olah vokal gadis ini. Wah, hebat sekali ya!
Ini dia! Video Putri Ayu Silaen. Selamat Menyaksikan!

1 komentar: